Minal Aidin ye….

Selamat Hari Raya 1428H, Minal Aidin wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin. Begitulah, kalimat tersebut sangat popular di Indonesia di saat hari raya idul Fitri ini, baik terpampang di Media Elektronik maupun cetak, bahkan spanduk di pinggir jalan. Dan orang-orangpun ikut-ikutan menuliskan SMS berisi kalimat-kalimat tersebut dan di kirimkanlah secara massal kepada sanak famili, kerabat dan koleganya sehingga pihak operator seluler meraup untung yang banyak pada perhelatan tahunan tersebut.

Saking populernya kalimat tersebut sehingga tiap ketemu, orang-orang Indonesia kebanyakan akan saling bilang “Minal Aidzin ye….”, atau kadang di awali dengan joke “Kita udah minal minul belum ya,…kalo gitu, minal aidin ye….mohon maaf lahir batin”. Entah tahu apa tidak arti kalimat tersebut, tetapi kalo belum mengucapkannya sepertinya kurang afdol ritual idul fitrinya.

Sebetulnya, risih juga –bahkan kasihan, melihat fenomena tersebut. Bagaimana seorang yang awam secara terus menerus berada di dalam ketidak tahuannya, dan latah — salah satu ciri khas orang Indonesia, latah.

Mereka menganggap bahwa Minal Aidin wal Faidzin itu adalah arti dari Mohon Maaf Lahir dan Batin. Padahal, kalau kita mau berusaha sedikit untuk sadar dari kekonyolan ini dengan sedikit bertanya kepada orang yang sedikit bisa berbahasa arab, maka kita akan bisa terlepas dari kelatahan yang konyol ini.

Minal Aidin wal Faidzin adalah potongan doa yang lengkapnya adalah “Ja’anallahu minal aidin wal fadzin” yang artinya “Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang yang kembali dan menang“. Namun, doa tersebut sudah sangat popular sehingga lafadz depan ja’anallahu dapat dihilangkan.

Jadi cukup jelas khan? Bahwa kalimat bahasa arab tersebut sangat jauh artinya dari Mohon Maaf Lahir dan Batin. Sebetulnya sah-sah saja menggabungkan kedua kalimat tersebut, tetapi yang akan menjadi fatal dan konyol adalah apabila orang lalu beranggapan bahwa Minal Aidin wal Faidzin adalah terjemahan dari Mohon Maaf Lahir dan Batin, yang akhirnya dengan semangat yang membara mengatakan “Minal Aidin ye…”.

Akhirnya, marilah kita mulai dari diri kita sendiri kemudian kita tularkan pengetahuan tersebut kepada keluarga atau teman kantor kita, sehingga kekonyolan tersebut akan segera berakhir biar tidak malu-maluin kita sebagai bangsa Indonesia.

nderek langkung…… Formasi CPNS Ponorogo

12 Warok yang komentar, antara lain :

  1. warok_suromenggolo
    #1

    sebenernya sah2 ajah sih disaat hari lebaran kita minta maaf dengan mengucapkan minal aidzin wal faidzin.asalkan tetep menambahkan mohon maaf lahir dan bathin di belakang kalimat itu.tapi buat aku sebagai arek suroboyo,disaat lebaran cukup dengan menggunakan kata2 simpel “sepurone seng wuakehhh yo cak/ning”hehhehee(sing penting kan niate tulus):)

    lha aku dudu wong arab hehhee
    jadilah diri sendiri dengan menggunakan bahasa sendiri

    salam

    mantune warok ngebel

    warok_suromenggolo postingan terakhir..telaga ngebel

  2. alief
    #2

    sebenernya, sebuah kata atau kalimat menjadi tidk berati kala kalimat itu bertentagan dengan hati nuraniya…, jadi, menurut aku, mending luruskan niat di hati dulu baru sampaikan denga n lisan.bukan hanya mengumbar kata maaf di mulut…..

  3. gajah_pesing
    #3

    minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin

  4. dafhy
    #4

    i know its too late…
    but, please let me say this..

    happy ied mubarak 1429H

    taqabalallahu minna wa minkum
    taqabalallahu yaa kariim
    minal aidin wal faidzin…

  5. arifudin
    #5

    sama-sama :)
    arifudin postingan terakhir..Semangat ngeblogku

  6. dindacute
    #6

    memeng betul tu mas……. ben g salah kaprah penak’e ki ngene wae “sugeng riyadin, sepurane sing akeh wong tuwa akeh lupute wong enom sing gede pangapurane yoooooo…….!!!!!!!!!!!!!!!!!”

  7. wongbagoes
    #7

    @dindacute: sugeng riyadin, sepurane wong enom akeh lupute wong tuwo akeh sangune…..

    wongbagoes postingan terakhir..Kick Andy off air di IPB

  8. bendiel
    #8

    podo-podo, sami-sami, 0-0

  9. JAUHDIMATA
    #9

    salah kaprah, itulah orang endonesa.
    taunya setengah-setengah, ada juga yang baca posting setengah-setengah.
    jaga gembung naik becak.

  10. ardhietechno
    #10

    We la dalah…lahir batin yo podo2

    ardhietechno postingan terakhir..Jika Google merajai dunia

  11. denologis
    #11

    @ all, yo wis. tak maapin. tapi ojo diulangin lagi ya lain kali….

  12. ali maksum
    #12

    hehehehhee
    betul juga tuu
    ngak hanya kata minal aidin aja
    tapi masih banyak kata kata dalam bhs arab yang disalah artikan di negeri ini

    ali maksum postingan terakhir..Daftar istilah yang berhubungan dengan komputer

Kirim Komentar Sampean





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>