Pesona Telaga Ngebel itu…

Sejuk dan teduh. Itulah kesan pertama yang akan dilontarkan oleh siapa saja tatkala pertama kali memasuki kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Berhamparkan air yang jernih nan tenang, telaga ini berhiaskan pohon-pohon tua di tepiannya. Dan ini bisa menjadi penawar lelah para wisatawan setelah mereka melewati jalan berliku, naik-turun, untuk menuju objek wisata ini.

Membicarkan Telaga Ngebel memang tidak akan pernah habis. Konon cerita yang berkembang di masyarakat, Telaga Ngebel mempunyai cerita unik yang didasarkan pada kisah seekor ular naga bernama “Baru Klinting“. Sang Ular ketika bermeditasi secara tak sengaja dipotong-potong oleh masyarakat sekitar untuk dimakan. Secara ajaib sang ular menjelma menjadi anak kecil yang mendatangi masyarakat dan membuat sayembara, untuk mencabut lidi yang ditancapkan di tanah.

Namun tak seorangpun berhasil mencabutnya. Lantas dia sendirilah yang berhasil mencabut lidi itu. Dari lubang bekas lidi tersebut keluarlah air yang kemudian menjadi mata air yang menggenang hingga membentuk Telaga Ngebel.

Legenda Telaga Ngebel, terkait erat dan memiliki peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo. Konon salah seorang pendiri Kabupaten ini yakni Batoro Kantong. Sebelum melakukan syiar Islam di Kabupaten Ponorogo, Batoro menyucikan diri terlebih dahulu di mata air, yang ada di dekat Telaga Ngebel yang kini dikenal sebagai Kucur Batoro.

Selain panorama yang indah dan masih perawan, Telaga Ngebel juga kaya akan sumber alam, utamanya air tawar bersih yang keluar dari sumber-sumber di dasar telaga sedalam kurang lebih 52 meter. Tanah subur di sekitar telaga ini juga menghasilkan aneka pohon buah berkualitas. Durian Ngebel, begitu kata orang, menjadi buah primadona kawasan ini. Selain buah berduri itu, tumbuh subur pula pohon manggis, nangka, dan tanaman perkebunan seperti cengkeh dan kopi. Menikmati keindahan panorama telaga sembari makan buah-buahan khas Ngebel adalah tujuan para wisatawan. Bagi pengunjung yang menginginkan ikan hasil budidaya Telaga Ngebel seperti ikan Nila, dapat langsung menyantapnya di warung atau rumah makan yang berjumlah cukup banyak. Hmmm…maknyus!!!

Sungguh menarik bukan, tawaran yang di berikan Telaga Ngebel. Sayang sekali jika Anda yang telah berada di Ponorogo tidak menyempatkan untuk mengunjungi objek wisata ini. (dari berbagai sumber)

Lomba Nge-BLOG 2008

Kotareyog.com

proudly present

Tema :

Ponorogo di Matamu

Waktu perlombaan:

  • Pendaftaran : 4 Desember - 23 Desember 2008
  • Batas akhir tulisan : 23 Desember 2008 pukul 24.00 WIB
  • Penjurian : 24-25 Desember 2008
  • Pengumuman pemenang : Gathering Akbar (Suro-an) KOTAREYOG.COM (Sabtu, 27 Desember 2008)
  • Nominasi pemenang akan dihubungi Panitia dan di umumkan melalui website KOTAREYOG.COM
  • Pendaftaran melalui alamat:

http://www.kotareyog.com/ngeblog2008

Kriteria Lomba:

  1. Lomba ini terbuka bagi semua blogger yang telah mendaftarkan diri.
  2. Tulisan di posting pada blog masing-masing
  3. Tulisan yang diikutsertakan harus sesuai dengan tema.
  4. Setiap blogger boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan.
  5. Setiap tulisan terdapat tiga kata kunci (keyword): reyog, ponorogo, dan grebeg suro serta menggunakan tags khusus gs2008
  6. Tulisan merupakan hasil karya asli atau original, jika mengutip harus menyertakan sumber kutipan/backlink (baik foto maupun pendapat) .
  7. Tulisan tidak mengandung konten SARA dan pornografi.
  8. Wajib memasang banner dan link lomba blog.
  9. Tulisan yang disertai dengan foto akan menjadi nilai plus.
  10. Bagi nominator diusahakan hadir pada Gathering Akbar (Suro-an) KOTAREYOG.COM
  11. Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat.

Kriteria Penilian

  • Originalitas
  • Kesesuaian dengan tema
  • Content (isi)
  • Pernak-pernik tulisan dan blog

Dewan Juri:

  1. Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Kab. Ponorogo
  2. Wartawan/Pimred Radar Madiun*
  3. Kotareyog.com

Hadiah lomba:

  1. Juara I Rp 1 juta + Sertifikat + Domain&Hosting + Merchandise
  2. Juara II Rp 750 ribu + Sertifikat + Domain&Hosting + Merchandise
  3. Juara III Rp 500 ribu + Sertifikat + Domain&Hosting + Merchandise

Informasi:
Afif Nurwilianto
| +62 852 338 01344
Ahmad Hidayatulloh | +62 813 592 04155
admin@kotareyog.com
http://www.kotareyog.com/ngeblog2008

List peserta sampai saat ini:

  1. http://www.ingateros.com/2008/12/kenapa-sayah-mencintai-ponorogo.html
  2. http://yahya-adis.blogspot.com/2008/12/indahnya-negri-ini.html
  3. http://raskandya.blogspot.com (Tidak ada posting yang sesuai dengan judul yang didaftarkan)
  4. http://yahya-adis.blogspot.com/2008/12/melihat-sebuah-ponorogo.html
  5. http://fauzy.kotangawi.com/2008/12/08/grebek-suro-dan-pewarisan-budaya/
  6. http://meylya.wordpress.com/2008/12/10/ponorogo-kotaku/
  7. http://sapimoto.com/2008/12/grebeg-suro-kota-reyog-ponorogo/
  8. http://zahrul-cakep.blogspot.com/ (Tidak ada posting yang sesuai dengan judul yang didaftarkan)
  9. http://3akbar.blogspot.com/2008/12/ponorogo-surganya-para-pelancong_16.html
  10. http://soewoeng.com/2008/12/pas-grebeg-suro-di-kota-reyog-ponorogo-ada-patung-bisa-menari/
  11. http://gajahpesing.kabarku.com/index.php/note,10431/cp,1/page,1/Ponorogo-di-Mataku-?.html
  12. http://zebhi-adventure.blogspot.com/2008/12/pengalamanku-di-ponorogo.html
  13. http://www.blogreog.co.cc/ (Tidak ada posting yang sesuai dengan judul yang didaftarkan)
  14. http://ahmadnasikun.wordpress.com/2008/12/13/pelestarian-kebudayaan-bangsa-dengan-reog-ponorogo/
  15. http://biasasaja.com/2008/12/menatap-ponorogo-di-masa-depan/
  16. http://denologis.wordpress.com/2008/12/13/243/
  17. http://dz4ki.blogspot.com/2008/12/mengungkap-kearifan-lokal-reog-ponorogo.html
  18. http://febriharsanto.wordpress.com/2008/12/15/grebeg-suro-antara-eksistensi-dan-pengakuan/
  19. http://henriwiratsongko.blogspot.com/2008/12/ayo-nonton-grebek-suro-di-ponorogo.html
  20. http://mas-mujib.blogspot.com/2008/12/ponorogo-menyapa-dunia_7009.html
  21. http://kaiimyword.blogspot.com/2008/12/wisata-kota-ponorogo.html
  22. http://tazkiana.wordpress.com/2008/12/16/ponorogo-e-tourism-dan-komunitas-blogger/
  23. http://petrukmoroto.wordpress.com/2008/12/17/reog-refleksi-masyarakat-ponorogo/
  24. http://ownconcept.blogspot.com/2008/12/reog-ponorogo-sebagai-seni-budaya-yang.html
  25. http://pesona-nusantara.blogspot.com/2008/12/ponorogo-menebar-pesona.html
  26. http://warokponorogo.wordpress.com/2008/12/19/budaya-dan-potensi-ponorogo/
  27. http://warokponorogo.wordpress.com/2008/12/19/tren-anak-muda-ponorogo/
  28. http://abidee.wordpress.com/2008/12/19/ponorogo-dengarlah/
  29. http://3akbar.blogspot.com/2008/12/mengungkap-dibalik-keindahan-ponorogo.html
  30. http://onoloro.net/2008/12/terpikat-dengan-keelokanmu/
  31. http://zixs.weebly.com/posting.html
  32. http://garudapala.blogspot.com/2008/11/pecinta-alam-ponorogo-bulan-suro1.html
  33. http://artikasosweet.blogspot.com/2008/12/ponorogo_22.html
  34. http://artikasosweet.blogspot.com/2008/12/ponorogo.html
  35. http://artikasosweet.blogspot.com/2008/12/ponorogo-ku.html
  36. http://ponorogo-ponorogocity.blogspot.com/2008/12/ponorogo-perubahan-baru.html
  37. http://arischpn.blogspot.com/ (Blog tidak ditemukan)
  38. http://adiavanza.blogspot.com/2008/12/grebek-suro-penggerak-ekonomi-ponorogo.html
  39. http://ouropini.blogspot.com/2008/12/ponorogo-dan-festival-reog.html
  40. http://febriharsanto.wordpress.com/2008/12/22/warok-warok-itu/
  41. http://reogdancer.blogspot.com/2008/10/gamelan-reog-dan-dua-wangsa-besar-di.html
  42. http://reogdancer.blogspot.com/2008/11/mistisisme-gamelan-reog.html
  43. http://marvest.blogspot.com/ (Tidak ada posting yang sesuai dengan judul yang didaftarkan)
  44. http://rediaja.wordpress.com/2008/12/22/grebeg-suro/
  45. http://elvigto.wordpress.com/2008/12/22/dibalik-kemeriahan-grebeg-suro-di-ponorogo-kinerja-dinas-pariwisata/
  46. http://antownholic.com/dari-reyog-ponorogo-saya-terinspirasi-membuat-ilustrasi/
  47. http://santren.wordpress.com/2008/12/22/ponorogo-di-mataku/
  48. http://himmahponorogo.blogspot.com/2008/12/kacamata-ponorogo.html
  49. http://blog.keminisme.com/aku-dan-ponorogoku.html
  50. http://blogponorogo.blogspot.com/2008/12/ponorogo-online.html
  51. Andakah selanjutnya???

Terima kasih atas partisipasi dan dukunganya dalam Lomba Ngeblog 2008. Pengumaman pemenang akan segera kami beritahukan.
Salam Blogger warok!!!

Reyog Ponorogo Goes to Campus II

Bogor. Seperti tahun- tahun sebelumnya IPB akan menggelar FOTRANUSA (Festival Olahraga Tradisional dan Budaya Nusantara). Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan sifat kecintaan terhadap budaya Indonesia yang beraneka ragam dan sekaligus menjaga kelestarian akan budaya tersebut.

Hal di atas juga yang mendorong mahasiswa Ponorogo yang di IPB juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Setahun yang lalu mahsiswa Ponorogo yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Ponorogo di Bogor (KMPB) MANGGOLO PUTRO bekerjasama dengan Pemkab Ponorogo turut berpartisipasi dengan menampilkan Reyog Ponorogo. Prestasi tahun lalu memacu rekan-rekan yang berada di tingkat pertama untuk menampilkan Reyog Ponorogo dalam penyeanggaraan tahun ini.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang mendatangkan Reyog langsung dari Ponorogo, maka untuk tahun ini seluruh penari yang terdiri dari Singa Barong, Pujangganong, Jathil, Klonosewandono kesemuanya bersala dari mahasiswa baru yang menuntut studi di IPB.

Sebuah prestasi dan juga keberanian ditunjukkan mahasiswa-mahasiswa Ponorogo menunjukkan kecintaan akan budaya bangsa yang semakin luntur dan tergerus oleh budaya barat. Hal ini seharusnya mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah, sehingga kebudayaan daerah akan kokoh berdiri.

Penampilan Reyog Ponorogo ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 Desember 2008 pukul 19.00 di Gedung GWW Kampus IPB Dramaga. Kesempatan ini sayang jika dilewatkan bagi Anda yang berada di Jakarta dan sekitarnya.

Perjalanan Kotareyog.com di Pesta Blogger 2008

Yups, sebuah perjalanan panjang harus di tempuh dari Kotareyog untuk mencapai kota yang katanya kota metropolitian, atau kota tempat berputarnya 80% ekonomi Indonesia yaitu Jakarta. Perjalanan ini dilakukan oleh musafir tangguh Kotareyog yg bermukim di Surabaya dan disambut oleh musafir tampan yg sedang nguliah di kota hujan. Secara tak sengaja juga bertemu dengan Mr. Bambang yg sehari2 di Jakarta.

Perjalanan kali ini tidak lepas dari teman2 Tugupahlawan.com yang baek hati, murah senyum, dan suka menabung (anangku, mantan kyai, kyai slamet (blogger ngalam jarene…), cisthouse, freenavit, arul, epat, antown). Perjalanan di awali dengan cangkrukan di angkringan wetiga sekalian ambil tiket. Kemudian dilanjutkan ke acara MUKTAMAR BLOGGER (blogging for wit-witan) yang diselenggarakan oleh komunitas BHI. Berikut kutipan dari detikinet.com:

Sekitar 100 orang blogger memadati acara yang digelar ngampar di Bundaran Hotel Indonesia itu. Peserta tak hanya berasal dari Jakarta, tapi juga dari kota lain seperti Jogja, Semarang, Ponorogo, Malang hingga Palembang.

Maklum saja, acara ini memang sekaligus dibuat untuk menyambut blogger-blogger yang berasal dari luar kota yang keesokan harinya, Sabtu (22/11/2008) ingin menghadiri ajang Pesta Blogger.

Namun berbeda dengan Pesta Blogger, Muktamar Blogger lebih dirancang seinformal mungkin, tanpa ada sewa gedung, tak ada iuran masuk, dihelat secara sederhana dan tak dibatasi siapapun yang mau datang.

Namun tentunya acara yang dimulai sejak pukul 21.00 WIB ini tak kehilangan kemeriahannya. Ada penyerahan simbolis donasi buku-buku kepada komunitas dan sekolah, sharing antar blogger, pembagian kaos dan buku gratis dari detikcom dan Wahid Institute dan tak lupa pula foto-foto.

Acara yang mempunyai tema ‘Blogging untuk Wit-witan’ ini juga kedatangan salah satu tokoh nasional. Dia adalah Yenny Wahid, putri dari KH. Abudurrahman Wahid atau yang biasa disapa Gus Dur.

….

Selepas jagongan di pinggiran hotel ini, kami menginap di rumah salah satu blogger baik hati yg saiya sebutkan tadi Om Epat.

Di hari pelaksanaan Pesta Blogger yang bertempat di Gedung BBPT ini berjalan lancar. Acara dimulai dengan sambutan sang chairman ndoro kakung, kemudian dilanjutkan dengan sambutan perwakilan Menkominfo, Menbudpar dan hanya Kementrian Riset dan Teknologi yang dihadiri oleh menterinya, Bpk. Kusmayanto Kadiman. Hajatan kali ini juga diramaikan dengan kehadiran 5 blogger luar negeri yang sengaja diundang oleh panitia. Kelima blogger asing itu adalah Mark Tafoya dari Amerika Serikat, Anthony Bianco dari Australia, Jeff Ooi dari Malaysia, Mike Aquino dari Filipina dan Mr. Brown dari Singapura. Selain itu juga disisipi diskusi kecil dengan pembicara yeng berkualitas.

Di sela-sela acara juga ditampilkan profil-profil komunitas tapi sayangs sekali Kotareyog.com belum muncul disitu (taun depan harus muncul cah!!!). Selain kemunculan profil tersebut pesta ini juga diserbu komunitas dengan jumlah pendukung yang cukup banyak antara lain: loenpia.net, cahandong, anginmamiri, blogor, bbv, blogfam, FLP Bekasi, BHI dll.

Yang menarik dari acara ini adalah kedatangan seorang blogger sekaligus musisi cantik, mbak Maylaffaiza. Dan juga sesi pembagian doorprize yang membuat jantung berdegub kencang, ada laptop, hp, pc komputer, ipod, kamera, dll…

Selamat kami ucapkan kepada seluruh crew yang sukses menyelanggrakan kegiatan ini, dan ucapan hormat dan terimakasih kepada seluruh blogger Indonesia yang selalu mengedepankan persahabatan (karena memang blogger bersodara)

Berkaryalah blogger Indonesia!!!

Dukungan terhadap Kotareyog.com

Menristek RI, memakai PIN Kotareyog.com sebagai wujud dukungan

Menristek RI, memakai PIN Kotareyog.com sebagai wujud dukungan

Mr Jeff Oi, blogger dari Malaysia memakai PIN Kotareyog.com

Yenny Wachid

Yenny Wachid dengan PIn Kotareyog.com di dada

Pemberian kenang-kenangan dari Kotareyog.com kepada Ndorokakung

Wongbagoes, Iman Brontoseno, Enda Nasution

Click for more photo:
http://www.flickr.com/photos/wongbagoes/tags/pb2008/ (Maaf belum semua terupload)

Blogger Warok , Meriahkan Pawai Pembangunan

Rabu, 20 Agustus 2008

Suasana panas menyelimuti pusat kota Reog hari itu. tetapi hari yang panas tidak menyurutkan sejumlah perta arak - arakan mobil yang sedang dalam antrian panjang di pusat kota ( alun - alun ). hari ini Kota Reyog tercinta mengadakan pawai pembangunan sebagai puncak acara Hari Jadi Kota Reyog dan Kemerdekaan RI. dari arak - arakan mobil siang itu juga terlihat salah satu mobil yang dihias tidak begitu wah tapi sempat mengundang sejumlah penonton atau peserta lain yang sedang melihat. mobil apa ya???ya..mobil yang di depannya ada tulisan ” BLOGGER ” dan ” www.kotareyog.com “. Mungkin diantara penonton sempat bingung . apa ya Blogger???MC nya tidak tahu..mungkin dibenak mereka Blogger itu sebuah makanan. Tapi itu bukan makanan tapi ” Komunitas Blogger Ponorogo ” yang juga ikut memeriahkan acara Pawai Pembangunan pada kesempatan ini.

Sekitar jam 14.00, dalam kondisi yang lumayan panas sekali. para peserta diberangkatkan oleh bapak Wakil Bupati. banyak sekali kendaraan baik motor maupun mobil yang mengikuti acara tersebut. Instansi pemerintah, swasta, sekolah, universitas, toko, partai ( kampanye kali..kan strategis ) dan juga komunitas - komunitas yang ada di ponorogo ( termasuk blogger warok ). memang selain sebagai ajang memeriahkan acara , ada misi lain dari para peserta. sebagai ajang pengenalan ( ini tujuan kita2 ) dan juga sebagai ajang promosi bagi masyarakat sekitar. Mulai sejak awal masyarakat sudah memadati alun - alun ponorogo untuk melihat acara ini, bahkan di sekitar jalan yang sebagai rute pawai kiri kanan dipadati oleh penonton. memang asyik..gratis lagi..

Kami ( Blogger warok ) juga mengambil kesempatan ini sebagai ajang pengenalan kita sebgai komunitas online di ponorogo. salah satunya menyebarkan pamflet dan juga stiker yang berjumlah ratusan. walaupun sekedar di baca tapi sekilas mereka akan tahu ” www.kotareyog.com ” yang akhirnya yang tahu internet akan buka website ini,,penasaran kali.

Ternyata rute yang kita lewati cukup jauh sekali. akhirnya sekitar pukul empat kita putuskan untuk kembali lagi. wahhh seneng banget. dengan usia kita yang bisa dibilang seusia jagung yang baru tumbuh tapi kita bisa tampil ( baru sabtu kemaren dilouncing ) . ya…mudah mudahan ” BLOGGER WAROK ” bisa exis dan bisa dikenal oleh masyarakat luas , sehingga bisa membangun ponorogo menuju ponorogo mukti wibowo…

sippppppppppplah,,,bravo pokoknya

dirancang oleh seniman handal…( hwa,,hwa …)
pawai
pawaipawai
pawaipawai
pawaipawai

Jadi pengin ngikuuutt……………

Segernya dawet Jabung

Dawet Jabung. Jika sudah mencicipi kenikmatan sate ayam Ponorogo, sebenarnya kurang lengkap jika belum dawet khas Ponorogo yang dikenal dengan sebutan dawet jabung. Disebut demikian karena minuman khas ini berasal dari desa Jabung kecamatan Mlarak yang merupakan sentra penjual dawet Jabung.

Kemahsyuran dawet Jabung ini memang sudah menjalar kemana-mana. Didesa Jabung, khususnya disepanjang jalan antara Ponorogo-Jetis, deretan warung dawet Jabung selalu ramai oleh pembeli, mulai pejalan kaki sampai mobil mercy, apalagi lokasinya tak seberapa jauh dengan lokasi pondok modern darusalam Gontor yang terkenal itu.

Dawet jabung mempunyai rasa yang amat khas dan cara penyajian yang unik, bahkan tak ada duanya diIndonesia. Harganya pun juga murah.

Konon kemahsyuran dawet Jabung berkaitan erat dengan legenda warok Suromenggolo, yang terkenal sakti mandraguna dan merupakan tangan kanan R. Bhetoro katong.

Diceritakan, suatu hari Warok Suromenggolo terlibat perang tanding melawan Jim Klenting Mungil yang menguasai gunung Dloka dan mempunyai pusaka andalan yaitu Aji dawet upas. Konon, ajian ini berbentuk cendol dawet yang terbuat dari mata manusia. Terkena ajian dawet upas seketika tubuh warok Suromenggolo menderita luka bakar dan ia pingsan seketika.

Warok Suromenggolo akhirnya ditolong oleh seseorang pengembala sapi bernama Ki jabung. Setelah diguyur dawet buatan Ki Jabung, seketika luka yang diderita Warok Suromenggolo sembuh, bahkan dapat mengalahkan Jim Klenting Mungil dan Jim Gento. Sebagai ungkapan terima kasih, Warok Suromenggolo bersabda, kelak masyarakat desa Jabung akan hidup makmur karena berjualan dawet.

Kini hampir seluruh warga desa Jabung berjualan dawet. walaupun hanya warung dawet sederhana, namun rata-rata kehidupan mereka berkecukupan. apakah hal ini berkat sabda Warok Suromenggolo? Sumanggo kerso……..

Sumber : Buku “Mengenal potensi dan dinamika Ponorogo” 1993

PLETUK…Perawan yang perlu DIJAMAH

Ponorogo selain sebagai wilayah yang kaya akan budaya tetapi juga punya sejumlah tempat wisata yang mulai dilirik oleh banyak wisatawan. kini Pemkab Ponorogo mulai mengembangkan sejumlah tempat wisata tersebut . selain Telaga Ngebel yang sudah jadi andalan Wisata bahari Kota Reyog, ada Air terjun Pletuk yang mulai digarap untuk dijadikan Tempat Wisata andalan.

Pengen tahu dimana air terjun pletuk ?

sebenarnya air terjun ini tidak jauh dari rumah saya. sooko…Air Terjun Pletuk berada di dusun Kranggan, Jurug kec.Sooko - Ponorogo. memang sangat menarik sekali tempat itu. apalagi ketika musim penghujan. terlihat begitu asri dan alami. dikelilingi oleh perbukitan yang menjulang tinggi, titumbuhi sejumlah tanaman yang menambah indahnya tempat tersebut. tetapi tempat yang potensial tersebut kurang diperhatikan oleh pihak pemerintah. kususnya dinas Pariwisata. tapi mulai tahun ini sudah terlihat tanda - tanda pengembangan. dengan dibangunnya jalan menuju area wisata ( walaupun blm total ), mulai adanya loket masuk wisata, dll.

Tapi ironis, ketika maraknya pembangunan tidak didukung dengan sikap masyarakat yang tidak menyadari akan pentingnya menjaga lingkungan. terlihat banyak disekeliling tempat wisata banyak pohon - pohon ( pinus, dll ) yang titebang dan disalahgunakan sehingga tempat ini juga rawan akan tanah longsor. apalagi kalau musim penghujan. maka dari itu Pemkab harus lebih memperhatikan akan nasib tempat wisata ini. sama saja kalau kita punya potensi kalo tidak diberdayakan.

Kita lihat saja ( jangan cuma dilihat didukung dan dibantu ) mungkin 1 ato 2 tahun kedepan Wisata ini akan banyak polesan yang menarik sehingga akan menarik banyak wisatawan untuk menjamah tempat yang masih perawan ini.

noersam

allo